Sekadar Pelampiasan Saja

1183 Words

CLEK! Saat sukses membuka gagang pintu kamar Yuna, Laura terdiam dengan mata yang berhenti mengejapkan. Perasaan bersalah menyeruak seketika atas sikap lancangnya masuk dalam kamar tanpa mengetuk. "Hai, Ma. Ada yang bisa kubantu?" tanya Yuna seraya menjeda kegiatan menelepon. "Ah, tidak." Laura bergelagat canggung, meminta maaf karena terkesan menerobos masuk dengan alasan memastikan Yuna menempati kamar lamanya. "Ah, maaf jika suaraku mengganggu. Aku sedang melakukan panggilan," kelit Yuna. Tak ingin larut dalam canggung, Laura mempersilahkan Yuna meneruskan kegiatannya. Pintu pun kembali ditutup oleh sang ibu mertua. "Keluarlah, istrimu sudah pergi," seru Yuna kepada Kenan. Mertua laki-laki alias kekasih gelapnya segera memunculkan presesensi. Ya, Saat keduanya berc*mbu, Ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD