Seventeen : Step by step

1786 Words

“Bunda, Ica cantik gak?” Diana menahan senyumnya saat Disha dengan penuh percaya diri bergaya sambil memakai seragam sekolah putih merahnya yang baru saja sampai kemarin. Pihak sekolah mengantarkannya langsung ke rumah seperti kata guru wanita waktu itu. Hari ini, Disha mulai sekolah. Bocah itu tak henti-hentinya mengatakan betapa dia senang, betapa dia ingin tahu rasanya sekolah sejak semalam. Bahkan jam tidurnya bukannya berkurang, malah bertambah menjadi jam 9 malam. Tatapan Diana seolah menilai dan berpikir keras. “Eumm, cantik gak ya?” Disha memberengut. Hilang sudah semua pose menggemaskan bocah itu, berganti dengan wajah cemberut. “Ihh Bunda!” rengeknya mengentak-entak kaki. Diana yang sudah rapi hendak kerja tertawa lepas, lalu menyejajarkan tinggi badannya dengan Disha lantas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD