PART 24

2309 Words

Denting kaca meja makan menarik pikiran Elle kembali pada pagi harinya yang cukup mengganjal. Sesuatu hal yang tak pernah Elle rasakan sejak dulu tiba-tiba meraupnya, entah kenapa duduk berdua dengan Abra membuatnya canggung dan terdiam tak berbicara. Terlepas apa yang kakaknya itu katakan beberapa hari yang lalu, Elle tahu kakaknya itu hanya berusaha untuk menjaga dirinya dari laki-laki yang mencoba menyakitinya. Sedikit kejam jika Elle mendiamkan kakak laki-lakinya itu karena hal itu dan Elle juga tak ingin menyakiti hati laki-laki terpenting di hidupnya itu. Tentu saja, kedua setelah ayahnya yang sudah meninggal. Kakaknya itu menarik kursi di depan Elle. Ia makan dengan santai sambil sesekali membuka ponselnya dan terlihat serius membaca sesuatu. Elle tak tahu kenapa dia bisa merasakan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD