"Hari ini Mami ke rumah sakit. Anaknya Tante Umi habis kecelakaan, tangan dengan hidungnya patah. Kasihan sekali anak itu, padahal dia kelas dua belas seperti kamu, El. Sebentar lagi mengikuti ujian juga," ucap Kila sambil mengoleskan selai coklat di roti panggang lalu memberikannya pada Sonia. "Mobil akan Mami pakai. Jadi kalian hari ini diantar Abra saja, ya?" Derit kursi yang digeser Elle seperti menjawab pertanyaan maminya, mata perempuan itu melirik Abra yang sedang asik menonton televisi di ruang sebelah. Padahal, Elle tahu kakaknya itu tidak suka kartun. "Kalian pulangnya naik bus aja. Mami nanti pulang agak malam." "Iya, Mi," jawab Sonia. Elle memakan rotinya cepat lalu kembali ke kamarnya untuk merapikan penampilannya dan mengambil tas. Setibanya di bawah, ia melihat Sonia dan

