Extra Part

2070 Words

Extra Part Senin pagi, yang biasanya membuat kebanyakan siswa sekolah mengeluh karena malas berangkat sekolah setelah libur, tidak berlaku pada Dhea. Gadis itu justru tersenyum semringah ketika mengambil topi dan bersiap ke lapangan utama untuk upacara bendera. Pagi yang cerah, membuat wajah gadis itu tampak berkali lipat lebih cerah. Apalagi sunggingan manis tak lepas dari bibirnya. "Beneran Dhe, lo nggak ada yang pengin diceritain?" tanya Maya, ketika mengiringi langkah Dhea keluar kelas. Dhea menggelengkan kepala, membuat Maya mendecap sebal. Seolah memang kompakan, setelah Maya, justru Sandra menyenggol bahu Dhea, tepat ketika gadis itu menginjakkan kaki di rumput lapangan utama. Beberapa anak kelas lain sudah mulai berbaris menempatkan diri di posisi yang sama setiap kali upa

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD