Sesuai dengan janjinya, Ayu akhirnya mengajak Nanda untuk pergi ke perjamuan perpisahan yang dilaksanakan di sanggar tempat Ayu selama ini berlatih kesenian. “Roro Ayu ..! How are you?” seru Nadine sambil berlari ke arah Ayu dan memeluk tubuh wanita itu. “Nadine? Kamu lagi di Surabaya? Bukannya kamu tugas di Semarang, ya?” tanya Ayu sambil menatap wajah Nadine. “Iya. Aku dengar kamu mau bikin perpisahan karena sudah menikah dan suamimu nggak izinkan kamu nari lagi, ya? Sayang banget, sih? Harusnya tetep nari, dong! Ntar siapa yang jadi partner Tari Merak kalau kamu nggak ada?” cerocos Nadine. “Iih ... gaya banget! Padahal kamu juga udah jarang nari sejak jadi dokter.” “Hahaha. Pasienku banyak! Sulit bagi waktu.” “Iya. Udah ngerti aja sih kesibukan orang dewasa. Nggak bisa banyak main

