Aruna menghelakan napasnya dengan kasar. Sudah tiga hari Calvin pulang hanya untuk mandi dan mengganti pakaiannya. Kabar tentang Aruna pun hanya sekilas tanya saja sambil berlalu. “Kamu akan pergi lagi, Calvin?” tanya Aruna sambil melihat Calvin yang baru selesai mandi sedang sibuk mengganti pakaiannya. “Ya,” jawab Calvin singkat tanpa menoleh ke arah Aruna. “Apa separah itu?” “Maksudnya?” tanya Calvin sambil mengernyitkan keningnya. Pertanyaan itu akhirnya mampu membuat Calvin berbalik menatapnya. “Apa cedera yang di alaminnya separah itu sampai kamu berhari-hari harus terus menjaganya?” “Ya, aku harus.” Calvin menatap Aruna dengan tajam. Aruna terdiam, tidak ingin melajutkan pertanyaannya yang sudah bisa di pastikan akan mengundang perdebatan antara dirinya dan Calvin. “Aku pergi

