Aneh

1733 Words

Setiba nya Clarissa di Kampus, ia langsung menaiki anak tangga menuju kelas nya. Meninggalkan Yura yang masih mengantri di Kantin untuk membeli minum dan cemilan, karena ia bilang hari ini ia tidak boleh terlalu cape. Takut make up di wajah nya luntur, Pak Jefran nanti akan malas melihat ke arah nya. Clarissa duduk dengan gelisah, keringat dingin mulai mengucur dari tangan nya. Mungkin jika ia bercermin pasti wajah nya terlihat pucat. AC di ruang kelas nya justru membuat nya semakin tidak nyaman, selain gelisah ia juga menjadi sakit perut tidak karuan. Hari ini, untuk pertama kali nya ia merasakan perasaan seperti ini, semacam tidak sabar dan meraa takut. “Heh? Gue enggak mau anterin elo ya nanti di jam istirahat.” Kata Yura yang tiba-tiba kini ada di dekat nya, entah kapan ia masuk kela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD