“Kalian berdua asli Jakarta?” Setelah meneguk minuman nya sedikit, Jefran mengeluarkan pertanyaan. “Engga, Pak. Saya dari Bandung.” Jawab Abdi lebih dulu. Jefran hanya manggut-manggut sebagai jawaban nya. kini mata nya teralihkan pada Clarissa yang masih sibuk mengunyak makanan nya. Clarissa tersenyum kikuk.”Telan dulu aja makanan mu, Ris.” Setelah menelan makanan nya, Clarissa terkekeh. “ Saya asli Jakarta, Pak.” “Oh macam-macam, ya. Berarti banyak di kelas kalian yang datang dari macam-macam daerah.” “Bener banget, Pak.” Abdi menimpali ucapan Jefran. “Gimana untuk tingkat dua nya? Apakah banyak kesulitan?” Sebenarnya pertanyaan yang ia lontarkan adalah khusus untuk Clarissa. Beruntung ada Abdi, jadi ia tidak terlihat seperti wartawan di hadapan Clarissa. “Ya lumayan lah, Pak. P

