Keesokan harinya, Puspa langsung bekerja seperti biasa. Beberapa temannya bertanya apakah ia sakit karena wajahnya memang tampak sepucat itu. Wajar saja, seharian kemarin fisik dan pikirannya kerja keras. Sudah begitu, malam harinya ia tidak bisa tidur. Puspa ingat semalam ia bahu bisa tidur menjelang dini hari lalu jam tujuh bangun lagi karena harus kerja. Yang enak dari kerja shift pagi adalah biasanya pembeli baru mulai akan berdatangan di atas pukul sebelas siang, sehingga Puspa tidak harus langsung memasang topeng senyum di hadapan customer. Iya, Puspa pikir dirinya bisa sedikit bersantai hari ini. Tapi ternyata, tak lama setelah ia tiba, owner butik mengabari bahwa pukul 10 nanti akan ada rombongan para istri pejabat datang berbelanja. Belum apa-apa, Puspa sudah merasa lelah. Sepanja

