125

2138 Words

Ajakan mamanya Bara nyalon bersama benar-benar terlaksana di hari yang direncanakan. Jam sebelas siang Anita menjemput Puspa dan langsung membawanya sebuah pusat kecantikan langganannya. Mereka menikmati perawatan dari ujung kepala hingga ujung kaki, hal yang mana tidak pernah Puspa lakukan seumur hidup. Memanjakan diri di salon dengan creambath dan pijat saja sudah cukup, itupun ia lakukan paling-paling 2 atau tiga bulan sekali, hanya saat ia harus ke salon untuk potong atau sekadar merapikan rambut. Sedangkan kali ini? Sungguh tidak berlebihan rasanya jika Puspa merasa dirinya mendadak menjadi permaisuri rasa, meski hanya untuk sehari ini saja. Hari ini Puspa juga memakai sepatu serta tas yang dibelikan Anita, agar Anita merasa pemberiannya Puspa hargai dengan cara memakainya. Tadinya P

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD