84

1676 Words

Puspa Aku sudah makan. Kalau kemaleman, langsung istirahat saja kalau kerjaannya sudah kelar. ‘Iya’ Di sana, Puspa begitu memikirkan Gahar dengan tidak memaksa Gahar menemuinya di tengah jadwal pekerjaannya yang padat. Dalam benak perempuan itu saat ini Gahar pasti sedang berada di ruang meeting atau di ruang kerjanya, menghadapi setumpuk tugas yang harus dikerjakan. Padahal kenyataannya, Gahar mengirimkan pesan balasan tersebut di tengah-tengah hiruk pikuk bandara yang sibuk. Dan, kembali Gahar merasa menjadi pria paling berengsek di seluruh muka bumi ini. “Kak!” Gahar membalikkan badan ketika mendengar suara familiar dari arah belakangnya, di sana ada Celine dengan koper besarnya. Celine berjalan mendekat dan berdiri berhadapan dengan Gahar. “Beneran Kakak sendiri yang jemput? K

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD