Elle menanti kedatangan Miss Daisy dengan perasaan tegang. Jantungnya berdebar debar. Tak lama, pintu lounge terbuka. Miss Daisy melangkah masuk sambil membawa sebuah buku besar di tangannya. “Ini buku tahunan yang memuat teman teman satu angkatan Tuan Orville,” terangnya. “Seingat saya kalau satu angkatan, tidak ada yang bernama Cass Sachiel. “Kalau iya, saya pasti akan bisa mengingatnya, apalagi namanya sama seperti nama kecil Tuan Orville…” Elle mengerutkan keningnya, “Maksudnya?” “Tuan Rexton Orville memiliki nama tengah Cassius. Teman teman dekatnya biasa memanggilnya dengan nama kecil Cass,” Daisy bicara tanpa curiga apapun. Elle merasakan kerongkongannya tercekat. “Oh…” ia terdiam. Rexton Orville memiliki panggilan Cass? A… Apa dugaanku yang kedua itu… Apa selama ini, le

