Elle menatapnya dengan kaget. “Ke.. Kenapa kamu marah?” Elle mengerutkan keningnya. Emmet bersikap sama. Ia juga menoleh ke arah Cass dengan heran. Cass terdiam. Mulutnya mengatup rapat. Tangannya mengepal di bawah meja sebagai tanda bingung. Duh.. Kenapa juga aku lepas kendali? “Sorry…” Cass mencoba mencari jawaban yang tepat dalam waktu hanya beberapa detik saja. Hingga akhirnya ia terpikirkan untuk memuji Rexton, alias dirinya sendiri. Ia tersenyum, “Aku sedikit lepas kendali. Sorry… “Tanpa bermaksud membela, tapi Rexton Orville pernah membantuku. Dia bukan lelaki pengecut, justru dia sangat pemberani.” “Oh ya?” Elle langsung tertarik. “Iya,” Cass mengangguk. “Dia pernah membantumu? Membantu apa?” tanya Emmet penasaran. “Aku agak terganggu dengan sebutan ‘pengecut’ tadi

