Chapter-2 adversity

325 Words
Chapter 2 *** Marissa bangkit dari tempat tidur dan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang habis' di perkosa dan di tinggalkan begitu saja di dalam kamar hotel, dengan menahan rasa sakit yang yang di area kewanitaan nya, marrissa mengguyur tubuhnya dengan tangisan serta sakit, Marissa pun memakai baju yang sudah di siapkan oleh pria yang memperkosanya pria yang tidak tahu wajah nya, setelah selesai Marissa berjalan dan meninggalkan hotel         Menuju rumah nya *** Sampai di rumah marissa masuk dan mendapatin ibu tirinya sedang duduk membanca majalah,Marissa berjalan melewati ibu tiri nya,tanpa menyapa,ya marissa sangat membenci ibu tiri nya yang telah membuat ayah nya menajadi sangat tidak perduli terhadap dirinya          l***e baru pulang pasti dapat uang banyak dari hasil jadi p*****r, Sindiran.ibu tirinya membuat marissa menghentikan langkah nya,dan berbalik menghadap wanita yang merebut ayah, Apa maksud Tante  barusan, kata merissa, mau aku pulang pagi atau apa bukan urusan Tante , wah' kenapa kamu mesti marah' memang kenyataannya kamu l***e kan, mendengar dirinya dihina oleh ibu tiri nya,membuat marissa semakin geram,         Tante asal Anda tahu ya diriku mau jadi l***e atau apa pun bukan hak Tante  Urus saja diri Tante dan juga papa ku, jangan mencampuri urusan diriku,Marissa pun berbalik dan meninggalkan ibu tirinya,tapi langkah' terhenti dan berbalik menghampiri wanita licik itu,dan berkata, padanya,       Tante asal Tante tahu diriku jadi p*****r lebih terhormat dari pada menajadi wanita perusak rumah tangga orang,dan menjadi wanita kesepian karena aku tahu kalu papa ku sudah bosan dengan Tante,dan mencari wanita yang lebih segar di bandingkan perempuan layu, kasihan sekali dirimu wanita tua, plaaak Tutup mulut mu gadis sialan,marissa merasakan pipinya memerah, akibat tamparan keras ibu tiri nya,       marissa pun menatap perempuan itu,dan tersenyum pada ibu tiri nya,dan meninggalkan nya menuju kamar, sampai di kamar marissa menghempas tubuh nya di kasur,dan menangis' merasakan sakit hatinya.merasakan kehancuran pada dirinya, akibat hinaan serta perkosaan terhadap dirinya,        Ya Allah apa yang harus aku lakukan saat ini,jerit hati marissa,
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD