ADIK IPAR-35

1443 Words

“Aku nggak bisa Topaz. Aku harus pulang.” tolak Ruby memalingkan wajahnya dari belaian jari Topaz. “By,” Topaz memelas. Drrtt … Drrtt .. Topaz merampas ponsel dari tangan Ruby. "Sialan nih orang." Benak Topaz, menolak panggilan Safir. “Simpan dan gak usah di angkat." ucap Topaz kesal. “Nggak usah ngatur deh, terserah aku mau angkat apa nggak.” ketus Ruby ponselnya berdering lagi. Topaz merampas. Plak! “Balikin nggak!” Gertak Ruby memukul bahu Topaz. “Biar aku yang angkat.” “Topaz!” Ruby mencoba meraih ponselnya dari tangan Topaz. Topaz menggeser tanda jawab dan menempatkan ponsel di dekat telinganya. “Hun, dimana?” tanya Safir begitu tersambung. Topaz menyeringai mendengar bagaimana Safir memanggil Ruby. “Hun?” “Ruby ada bersamaku.” jawab Topaz. Safir menjauhkan p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD