Siapa Mereka Itu?

859 Words

"Lah, katanya mau mencoba sihirnya? Ya jadi aku lepaskan." Noa memandangi mereka dengan bingung. "Ehhh," semuanya terdiam. "Ini beneran harus mencoba di tangan? Pakai benda lain saja." Aku menunjuk ke arah vas bunga. "Sudah, sini di tanganku saja." Nay meluruskan tangannya. "Ini beneran kepotong lho," "Iya tenang saja," "Tolong suruh Erin lepasin aku dulu." Aku menunjuk Erin yang masih dengan santainya menghisap darahku walau tidak mengenakan pakaian. "Erin sudah lepaskan! Jangan berlebihan!" Nia dengan nada kesal. "Dikit lagi," sambil tetap menghisap darahku. Sebenarnya aku tidak mau melakukan ini, tangan indahnya bisa terluka. Tangan terpotong kok dengan santainya dia mau. Dengan berat hati aku coba di tangannya dan putus begitu saja tanpa ada darah yang terlihat. "Wooh, berba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD