Melatih Anton dan Sasa

958 Words

"Hanya segini saja kekuatanmu? Lihatlah sihir yang sesungguhnya!" Endo membuat gumpalan air yang sangat banyak di atasnya. Saat Endo akan melepaskan serangan, Sasa tiba-tiba mengangkat tangan tanda menyerah. "Kenapa ikut-ikutan?" "Hahaha asik juga ternyata," ucap Sasa dengan santainya mendatangi kami. "Kalian ini, bagaimana kalau mempengaruhi nilai kalian!?" Anton khawatir. "Hahaha benar juga." Aku melihat ke arah Sasa. "Mulai besok kita serius!" Sasa melakukan tos denganku. ___ Saat pulang sekolah, ternyata sudah ada Nia di depan pintu asrama. Mukanya kesal sambil terus melihatku berjalan mendekatinya. "Nia, kok tumben nungguin di depan pintu?" "Cepat masuk!" Nia membukakan pintu untukku. "Kenapa?" tanyaku bingung sambil berjalan masuk ke kamar, langsung Nia tutup pintunya dan j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD