Lamunan Karina terhenti ketika ia merasakan deru mesin mobil berhenti, ternyata mereka sudah sampai di rumah. Saat Karina menoleh ternyata Brahm lebih dulu keluar dan meninggalkannya sendiri. Leon yang membukakan pintu untuknya. “Terima kasih, Leon.” “Sama-sama.” Ketika Leon melihat Brahm sudah menghilang, ia menyentuh kecil bahu Karina dan membuatnya berbalik. “Brahm itu pencemburu akut. Dia tidak suka yang menjadi miliknya dekat dengan siapapun termasuk kalau sekarang dia tahu aku bicara sama kamu. Kalau dia sedang seperti itu, beri dia waktu untuk menenangkan diri.” “Oh begitu. Oke. Terima kasih nasehatnya, Leon.” Karina masuk ke rumah, ia teringat pesan Brahm agar memasakkannya makan malam. Sebelum menuju kamar, Karina melangkah ke arah dapur melihat isi kulkas, dan memutuskan ak

