Bab 23. Pak Clark VS Brahm

1542 Words

Ketika mobil Pak Clark melaju, rasa penyesalan menghinggapi Karina. Seharusnya ia menolak dan mencari taksi. Niatnya pulang berjalan kaki ingin menyegarkan pikiran, malahan bertambah kusut karena bertemu dengan Pak Clark. "Mengapa kamu pulang jalan kaki? Kalau kamu bilang, aku pasti menunggu kamu di lobi ataupun parkiran basemen. Tidak baik wanita cantik seperti kamu jalan kaki sendirian." Rayu Pak Clark dengan tatapan nakalnya. "Oh, tidak ada apa-apa. Saya hanya ingin jalan kaki menghirup udara segar sebentar lalu pulang, itu saja. Biasanya ada jemputan menunggu saya, hanya hari ini memang niatnya ingin jalan kaki." Pak Clark yang sedang merasa di awan tidak memperdulikan penjelasan Karina. Malahan ia memikirkan langkah selanjutnya. Kesempatan sudah ada di depan mata, masa harus disia-

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD