Bab 16 : Public Speaking

1643 Words

Sebuah pengalaman jadikan pembelajaran yang berharga bagi diri sendiri dan untuk memotivasi orang lain untuk menjadi lebih baik lagi. *** Tiga hari berlalu, kini hari perlombaan itu tiba. Sang mentari nampak cerah begitupun dengan suasana hatiku yang senang saat menerima Video Call dari penyemangatku di pagi hari ini yang tak lain Ayah. "Hallo, Assalamualaikum putri manja Ayah." sapa Ayah sambil melambaikan tangannya dan duduk di sofa apartemen milik Ayah. Sedangkan Aku sedang duduk di ruang tamu sambil menunggu Khanza. "Waalaikumsalam Ayah. Tumben yah pagi-pagi udah VC Lea?" "Emang gak boleh nih Ayah VC Lea? yaudah Ayah tutup nih..." "Eh ... Ih Ayah jangan ditutup! Lea minta maaf deh, lagian cuman becanda Ayah..." ucapku sambil memanyunkan bibir. "Sayang, sekarang kamu mau lomba bu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD