57.

1626 Words

Ketika Aira berusia sekitar empat bulan bayi itu semakin lucu dan menggemaskan. Tentu membuat Alvin semakin menggila karena menahan rindu. Tidak bertemu dengan Aira sehari saja terasa seminggu. Hampir tiap saat Alvin menghubungi Meidina, hal yang jarang Alvin lakukan semenjak menjadi kepala cabang di pabrik Cianjur, hanya untuk menanyakan kabar Airanya tersayang. Hal itu membuat Meidina merasa tersaingi sekaligus gemas sendiri terhadap perubahan drastis seorang Alvino yang biasa datar-datar saja setiap menghadapi persoalan hidup, menjadi pihak yang paling antusias terhadap perkembangan sang anak. Alvin yang tidak banyak bicara menjadi cerewet bila menyangkut Aira. Setiap telepon ataupun mengirim pesan singkat pada Meidina, yang ditanya dulu pasti kabar dan keadaan Aira, barulah kemudian me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD