Tiga minggu ini Alvin tidak kembali ke Jakarta sekalipun. Kebiasaan tiba-tiba munculnya tidak dia lakukan. Jelas saja Meidina dibuat bingung dengan perubahan kebiasaan Alvin ini. Apalagi pertemuan mereka seminggu yang lalu diakhiri dengan hal yang membuat sikap Alvin yang telah sedikit menghangat menjadi kembali dingin. Beberapa kali Meidina berusaha menghubungi dan menanyakan apakah suaminya itu baik-baik saja. Jawabannya selalu sama. Alvin akan menjawab bahwa dia baik-baik saja. Tidak baik-baik saja bagi Meidina dan perasaannya yang sangat sensitif. Kehamilan Mei menjadi sangat rewel, padahal sebelum ketahuan hamil tidak pernah ada keluhan mual, muntah sampai menolak semua makanan. Namun, setelah ketahuan bahwa dia sedang hamil, semua keluhan ibu hamil rasa-rasanya dialami o

