Alvin memasuki eN tower dengan langkah ringan. Dia yang biasanya tak acuh dan hanya tersenyum tipis atau sekadar mengangkat sebelah tangan bila ada yang menyapa, apalagi nggak kenal-kenal amat. Mendadak berubah jadi Alvin yang super ramah, bahkan menyapa terlebih dahulu rekan kerjanya meski beda divisi dan nggak kenal-kenal amat. Desas-desus perubahan Alvin yang mendadak dangdut alias mendadak berubah itu otomatis menjadi perbincangan seantero eN tower. Laki-laki datar dan terkesan tertutup memang lebih enak dijadikan bahan omongan ketimbang yang sok mengumbar keramahan dan banyak bicara. Satu jam setelah berada di eN tower dan menyelesaikan urusannya, Alvin keluar dari ruangan General Manager masih dengan wajah ramah dan senyum semringah. Dia lalu menghampiri kubikel Fandi. "Hay, Fa

