Meidina ikut berbaring di sisi ranjang biasanya. Semenjak malam pertama mereka waktu itu, Meidina tidak lagi tidur memunggungi Alvin, kadang menghadap Alvin, kadang juga telentang menghadap langit-langit. Sedangkan Alvin pasti tidur dengan posisi miring. Bagian tubuh sebelah kirinya berada di bagian bawah, dan menghadap Meidina, dari mulai terpejam hingga besok bangun pagi, posisi tidur Alvin tidak berubah sama sekali. "Kalau kita jauhan kamu bakal kangen aku nggak, Mei?" Jangan mengharap wajah m***m ala Fandi ataupun manis ala Dastan saat Alvin mengatakan hal tadi. Datar saja, seperti menanyakan alamat atau arah jalan ke sembarang orang di pinggir jalan. Biasa saja pokoknya. "Iya, kangen. Kamu kangen juga nggak?" Alih-alih menjawab pertanyaan istrinya, Alvin malah menyingkirkan anak

