"Have s*x with random woman," jawab Janny lirih. Meidina semakin mengernyitkan keningnya. Tidak mengerti dengan ucapan Janny. "Alvin itu kehidupannya bebas Mei, dia peminum, sering menghabiskan malamnya di kelab malam dan juga penganut paham seks bebas. Kamu pernah dengar ONS kan? Cinta satu malam?" Meidina menghela napas, lalu menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi kebesarannya. Kemudian hanya tertawa sumbang. "Iya aku pernah dengar tentang one night stand. Dari kamu juga kan?" Meidina mengerti arah penjelasan Janny. Janny menjadi tidak enak. "Sorry Mei. Gue bukannya mau buka aib calon suami lo. Tapi itu yang gue tahu." Meidina tidak menjawab lagi ucapan sahabatnya itu. Dia sedang mencoba menstabilkan perasaannya. "Immigrant itu, kelab malam yang dulu aku pernah jemput

