TJD || 12

1590 Words

James terduduk lemas di lantai setelah melihat surat dari Lea. Dia tanpa sadar meneteskan air matanya. Keyla yang memang sengaja belum tertidur, mengintip dari balik bulu matanya, melihat Jamesnya yang terlihat frustrasi. Seandainya kau jujur, aku akan menenangkanmu, Jamie. Aku juga tak akan menahanmu jika kau ingin pergi kepadanya. Aku hanya ingin kau jujur. Apakah sulit untuk mengatakan yang sebenarnya padaku? Selama ini aku selalu berkata jujur tentang hatiku yang dulu masih mencintai Alexander, walau aku tahu kejujuranku menyakitimu. Begitu juga sekarang. Aku tahu kau tak ingin membuatku terluka. Tapi percayalah, aku akan lebih terluka jika aku mengetahuinya dari orang lain. batin Keyla. Dia mencoba memejamkan matanya untuk tidur walau sulit. James bangkit dari duduknya, mencoba untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD