Sepertinya Raguna ingin mengajukan perdamaian pada Gika, buktinya pria itu sangat gencar menghubungi Gika dan kerap kali menemui Gika di rumahnya meskipun Gika tak mau bertemu. Raguna sudah tidak tahan dimusuhi oleh anak angkatnya sendiri, hidup tanpa Gika membuat Raguna merasa ada sebagian hidupnya yang tak sempurna. Ternyata keputusan mengabaikan Gika adalah hal yang salah karena Raguna tidak bisa hidup tanpa putri kecil yang saat ini semakin lama semakin beranjak dewasa. Jika boleh memilih, hal yang pertama kali Raguna prioritaskan sebenarnya adalah Gika. Namun, Raguna seakan menutup mata dan telinganya sehingga saat ia memprioritaskan Gika itu tak terlihat lagi. Saat ini, seperti biasanya Raguna akan pergi ke rumah Gika. Ia sudah bersiap-siap, ia berniat menjemput Gika dan mengantarn

