Gika sangat kesal karena sore ini ia diantar oleh ayahnya menuju rumah Raguna, awalnya Gika sudah memberi saran pada ayahnya kalau ia akan menginap di rumah Pika saja, tetapi ayahnya yang tidak ingin merepotkan teman Gika pun tetap memaksa Gika untuk pergi ke rumah Raguna. Gika tidak tahu sampai di sana ia harus melakukan apa karena saat ini kondisinya dan Raguna tak seperti dulu, jika saja Gika tak melihat Raguna bersama Sonia beberapa waktu yang lalu, mungkin saja tinggal bersama Raguna akan terasa menyenangkan bagi Gika. Namun, saat ini tinggal bersama Raguna bagaikan di neraka bagi Gika yang pastinya akan terasa lama walaupun hanya seminggu saja. "Mengapa wajahmu murung begitu, Sayang? Bukankah seharusnya kau merasa senang karena Ayah akan mengantarmu ke rumah daddy?" tanya Tuan Nelso

