Keesokan paginya,aku telat bangun untuk pergi sekolah.Aku tidak bisa tidur karena terjebak dengan prasangkaku sendiri. “Sarapan dulu nak”perintah mama. “Telat mah!!,papa antar aku kan?”tanyaku setelah menghabiskan segelas susuku. “Loh pacarmu di depan,baru aja keluar”jawab papa. Aku mengerutkan dahiku. “Nino?”tanyaku. Mamaku tertawa. “Emang gara gara ngambek jadi ganti pacar?”jawab mama. Aku jadi tertawa. “Aku jalan deh,Nino sarapan gak?”tanyaku. Mama menggeleng. “Dia bilang gak nafsu makan,karena kamu ngambek”jawab mama. Aku tertawa lagi lalu mencium tangan keduanya lalu mencari pacar keras kepalaku.Dia sedang merokok di dekat mobilnya saat aku keluar. “Ayo jalan!!”seruku. Dia melempar rokoknya lalu membukakan pintu mobil dan tanpa kata.Kami diam dalam perjalanan ke sekolah.

