86.Kasih Sayang

2890 Words

Keesokan harinya aku terbangun karena suara obrolan tak jauh dari pintu kamarku yang terbuka.Begitu keluar kamarku memang ruang keluarga rumah aki dan eninku. “Masa te percaya ka bapak Dav?”suara aki. “Bukan gitu pak…..”suara papaku. Terdengar suara decakan pelan aki. “Maksud Dave bukan gitu ki…..”suara mamaku. Aku diam menyimak. “Naon atuh maksud na?.Ari si enok di bawa deui ka Jakarta,mun kitu mah tong di pindahken ka die.Enok abus ITB,te bangga jadi orang tua?”protes aki. Itu keberatan aki yang menolak aku di bawa ke Jakarta lagi oleh papa,karena menurut aki,aku membanggakan orang tua karena di terima di ITB. “Bukan pak…..saya takut Queen merepotkan bapak”sanggah papaku. Aki berdecak lagi. “Repot naon….Enok teh incu bapak!!,ti baheula bapak mau Sophie jeng si Enok di Bandung,k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD