30. Cinta Tak Harus Memiliki

1955 Words

Teeeetttt….!!! Suara bel rumah terdengar sampai di teras rumah. Tak berapa lama pintu rumah dibuka dari dalam oleh Bi Rusti, assisten rumah tangga di rumah itu. “Eh, mbak Ayu…masuk dulu mbak. Tadi Bibi dipesenin sama mbak Dara. Katanya kalau mbak Ayu dateng suruh tunggu sebentar, mbak Daranya lagi ikut Bapak ke minimarket depan.” Kata Bi Rusti yang masih berdiri sambil memegang handdle pintu. “Oh iya Bi, ngga papa.” “Mari mbak masuk dulu. Mau tunggu di sini atau mau langsung ke dalam?” tanya Bi Rusti karena biasanya Mbak Dara belajar les di ruang tengah, di sofa depan televisi. “Ayu tunggu di sini aja Bi.” Jawab ayu sambil menunjuk ke sofa ruang tamu, lalu ia duduk di sofa yang paling dekat. “Ya udah Bibi tinggal ke dapur dulu ya mbak.” “Iya Bi.” Ayu meletakkan tas ranselnya di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD