Part 24

1084 Words

           Veron melirik ibunya dan Ahraa yang sejak tadi tak henti henti nya memaksanya untuk makan, ia sama sekali tidak berminat sebelum gadis yang bernama Regadara Anderson ada dihadapannya saat ini. Oh,  ya tuhan. Veron benar benar merindukan gadis itu. Sangat merindukannya hingga ia merasa akan gila sebentar lagi jika tidak melihat wajahnya “Veron, makanlah. Kau harus ingat pesta ulang tahunmu sebentar lagi.” “Tidak sebelum Dara datang.” “Aku benar benar penasaran siapa gadis yang membuat seorang Veron seperti bocah."  Gumam Ahraa yang disambut tatapan tajam dari Veron. “Ahraa..” “Aku akan menjemputnya, sepertinya dia sudah datang.” "Siapa yang datang?" "Menurutmu siapa?" ..          Ahraa melangkah menuruni undakan tangga dengan riang, ia sama sekali tampak tidak terg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD