Dara bangkit dari tempat tidurnya, menguap pelan seraya merenggangkan otot ototnya yang kaku, ia benar benar tidur dengan nyenyak. Sudah berapa lama ia tidak merasakan tidur sebaik ini? Ponsel yang ia letakkan diatas nakas bergetar menujukkan nama Veron disana, dengan cepat ia meraih dan mengusap layar datarnya. "Ada apa?" Dara melirik jam listrik yang ternyata sudah menujukkan jam 9 pagi. "Aku ingin memastikan sesuatu, kita bertemu ditaman." Dara mengerutkan keningnya saat sambungan terputus begitu saja. Ada apa dengan pria itu? Kemarin Veron tampak begitu manis dengan segala sikapnya pada Dara dan sekarang pria itu terdengar dingin. Dara berdecak ia bergegas meraih handuk dan melangkah menuju kamar mandinya. ... Dara menatap ketiga sahabatanya yang k

