Dara melangkahkan kakinya dikoridor, ia ingin segera pulang dan menyelesaikan urusannya. Ia benar benar berharap hari ini Samuel datang mengunjungi rumahnya. “Dara.” Dara menoleh dan mendapati ketiga sahabatnya, ada yang berbeda dari Nana dan Kezia saat ia menatap Sunny, gadis itu hanya mengedikkan bahunya. “Ada apa?” Tanya Dara dengan tenang seraya melirik Arloginya, Kezia tersenyum sinis. "Kau bilang ada apa!?” Tanya Kezia setengah menjerit membuat orang orang yang berlalu lalang disekitar mereka kini memusatkan perhatiannya kearah mereka. “Ada apa, Kezia?” Tanya Dara masih sama tenangnya makin membuat Kezia dan Nana menggeram. Sunny hanya diam dengan tangan yang bersidekap didepan d**a, seolah sedang menikmati drama satu babak yang cukup menarik itu. “Kau bilang aku

