0.3

682 Words

Kau kebingungan dengan pertanyaan kekasihmu itu. Terlalu aneh dia bertanya apa kau mengenalnya atau tidak. Jelas sekali kau berpacaran dengannya. Jinmin tidak biasanya bersikap seperti itu. Walaupun kau tahu Jinmin itu memang penyayang dan penuh kejutan, tapi ini terasa aneh saja. Lalu perlahan diwajahnya terukir senyuman yang makin lama semakin lebar. Pun Jinmin langsung melangkah mendekat memelukmu dengan begitu erat. Kau dapat merasakan napas terengahnya di tengkuk mu. "Aku merindukanmu." Tubuh yang kau katakan terlihat mungil itu bahkan dapat merengkuhmu dengan mudah dan kau kalah besar dibandingkan tubuhnya. Kau terkekeh setiap Park Jinmin si idola kampus yang telah menjadi pacarmu itu memperlakukanmu semanis ini. "S-sayang jangan seperti ini," ujarmu dengan pipi memerah. Kau su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD