BAB 34. Demas yang Tidak mengenal Lelah dan malu

1082 Words

“Benar yang dibilang Kak Rumi, Jef. Gw, bakal kasih mereka pelajaran dengan cara yang elegan,” ucap Jacklyn sambil menunjukkan layar ponselnya. “Sekarang kita tinggal fokus untuk persiapan masuk kampus aja, Jef. Yuk, dari pada loe di sini spaneng, mending kita minum es rumput laut di tempat langganan,” ajak Jacklyn. “Iya, loe pergi aja sama Jacklyn, Jef. Jangan buat keributan disini. Ingat, kmrin Devara sudah ribut di kampus gara-gara bela gw. kalau loe ribut lagi, dan juga gara-gara gw, bisa aja mereka ngeluarin gw, Jefry. Paham kan? Maksud gw apa?!” Jefry lalu mengangguk dan pergi. “Gw, pergi Kak. Jaga diri baik-baik,” pamit Jefry. Arumi kembali menghela nafasnya dan pergi ke ruangan kelas bahasa inggris. Kembali lagi Rumi bertemu dengan Bunga, entah disengaja atau tidak disengaja. Ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD