Dinda menginjakkan kaki di halaman rumah dan sedikit kaget karena melihat mobil suaminya ternyata sudah terparkir di garasi rumah. Hari ini dia memang pulang agak terlambat karena dari rumah Ema tadi Icha merengek mengajak mampir ke minimarket langganan mereka untuk membeli mainan dan makanan kesukaannya. Melihat sang ayah yang sedang berdiri di ambang pintu rumah, Icha bermaksud untuk menghambur ke arahnya. Namun karena melihat raut muka Bram yang tak enak dipandang mata, Dinda segera saja memegangi tangan kecil anaknya itu lebih erat membuat gadis cilik itu menoleh tak mengerti ke arah ibunya. "Jam segini terus ya kamu pulangnya?" tanya Bram nampak tak suka. Beberapa menit yang lalu, lelaki itu baru menerima laporan dari ibu dan adiknya tentang Dinda yang ternyata bekerja di kantor

