"I-ini ... " Ariel berpikir sejenak memikirkan alasan apa yang akan membuat Hazel percaya, "Ini karena gatal, makanya aku sedikit menekannya. Tapi, malah jadi seperti ini," sahut Ariel berbohong. Melihat kuku-kuku di jari tangan Ariel yang panjang yang cantik, membuat Hazel mempercayainya, dan tidak menanyakan hal lebih. Karena tidak ada hal yang mencurigakan. Jika ia tahu luka itu perbuatan Binar. Mungkin saat ini Hazel sudah melesat jauh untuk memberi Binar pelajaran karena berani melukai kekasihnya. "Lain kali kalau gatal jangan digaruk, tapi diusap saja. Jadi terluka seperti ini 'kan?" Hazel meniup-niup luka di lengan Ariel sambil menasehati. Kemudian di akhiri dengan sebuah kecupan seraya berkata, "Cepat sembuh, yah?" Ariel tersenyum bahagia mendapat perlakuan lembut dari Hazel

