Tatapan Seorang Predator

1020 Words

"Apa sekarang sudah waktunya bagiku untuk muncul di hadapan Ariel? Tapi, apa yang harus aku lakukan nanti?" bisik sosok serba hitam dalam hati. Sosok serba hitam berbalik arah dan pergi. Ia tidak sanggup lagi, jika harus berlama-lama di sana, menyaksikan wanita yang ia cintai bermesraan dengan pria lain. Jika saja dulu Irsyad tidak mengganggu kesenangannya. Mungkin saat ini, Ariel sudah menjadi miliknya secara utuh. Namun, kelakuan bejatnya gagal terlaksana karena Irsyad datang tepat waktu dan memporak-porandakan rencana yang telah ia susun matang-matang. Keesokan harinya, Hazel sudah sampai di depan gang kontrakan Ariel. Ia keluar dari mobil, membuat posisi duduk di depan mobil sport nya. Kemudian, ia merogoh saku celananya mengambil ponsel untuk menghubungi Ariel. "Aku sudah di de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD