Tolong Aku, Haze!

1054 Words

"Kalian di mana?" "Kami sedang mengikuti pria yang menculik Nona Ariel, Bos. Sepertinya, pria ini adalah sosok serba hitam." "Sudah kuduga. Awasi terus jangan sampai lengah. Segera kirim lokasi agar saya bisa cepat ke sana. Jika terjadi sesuatu yang buruk, jangan segan-segan untuk bergerak." "Baik, Bos." Beruntung bahwa Hazel sudah mengantisipasinya sejak awal untuk memberi Ariel bodyguard. Kalau tidak, mungkin saat ini ia akan menangis ketakutan mengingat siapa pria yang menculik Ariel saat ini. Setelah mengakhiri panggilan, Hazel kembali masuk ke dalam. Tentunya setelah mengatur ekspresi wajahnya agar Kara tidak curiga. "Kara sama Mbok Lili dulu, yah. Ayah susulin Bunda dulu biar cepat pulang." "Iya, Ayah." "Mbok, boleh kita bicara sebentar?" "Boleh, Pak." "Ayah sama Mbok Lili

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD