"Tidak Bisakah kita kembali seperti dulu lagi, Haze?" pinta Binar sendu. "Maaf, aku tidak bisa," tolak Hazel. Bagaimana bisa ia kembali pada wanita yang pernah menorehkan luka dalam di hatinya? Terlebih, sudah ada Ariel yang siap menerima setiap kekurangannya. "Kenapa? Apa karena kesalahanku dulu?" tanya Binar dengan bola mata yang mulai berkaca-kaca. "Karena aku sudah tidak memiliki perasaan apa-apa lagi padamu. Dan alasannya memang karena dulu kau pernah menghianatiku," jawab Hazel apa adanya. "Maafkan aku, Haze. Maaf karena aku sudah berani berhianat di belakangmu." Binar berderaian air mata menyesali perbuatannya. Andai dulu ia tidak menyalakan api? Andai dulu ia tidak berselingkuh dengan Eden dan tetap setia dengan Hazel. Mungkinkah saat ini ia dan bukan Ariel yang ada di sisi H

