"Ada apa? Kau masih ragu?" tanya Hazel curiga sambil mengerutkan keningnya. "Bukan, bukan itu yang mau kukatakan padamu." Eden memang masih ragu untuk membunuh Cakra. "Lalu, apa yang ingin kau katakan padaku. Cepatlah! Aku tidak mempunyai banyak waktu. Aku harus bergegas membawa Ariel ke rumah sakit," tanya Hazel lagi. Ia tidak ingin membuang-buang lebih banyak waktu lagi. Ia juga sudah tidak sabar ingin mendengar apa yang ingin Eden katakan. "Apa tidak sebaiknya kita bawa pria b******k ini ke kantor polisi saja. Mengingat dia seorang buronan atas apa yang di perbuat dulu dan apa yang dia lakukan sekarang pada Ariel. Aku yakin dia akan dihukum berat. Paling tidak, dia akan dipenjara selama kurang lebih dua puluhan tahun. Bila perlu, aku akan menyewa pengacara terbaik di negeri ini aga

