Gia baru saja selesai mencatat di papan tulis, para siswa dan siswi masih menyalin tulisan itu ke dalam.buku mereka masing-masing. Sebuah ketukan pintu terdengar dan membuat seorang siswi beranjak untuk membukanya. "Astaghfirullah!" seru siswi itu saat melihat siapa yang ada di luar pintu kelas. "Kenapa kamu kaget begitu? Hah? Nggak suka lihat Ibu ada di sini?" bentak Sarah dengan kedua mata melotot. Farid dan Sarifa yang sedang mengajar di lorong yang sama dengan kelas yang diajar oleh Gia pun segera berlari keluar kelas untuk melihat suara siapa yang terdengar sekeras itu. Gia sendiri terlihat sudah merangkul siswi tadi agar tenang. "Bu Sarah! Apa-apaan lagi ini?" tegur Sarifa dengan keras. Sarifa mendekat ke arah Sarah, begitupula dengan Farid. "Tanya saja sama Guru baru yang sok

