EPISODE 19 - KEADILAN

1033 Words

Gia menyajikan sarapan di atas meja makan pagi itu setelah selesai memasak. Rahmi begitu takjub saat melihat betapa cekatan menantunya ketika mengerjakan semua pekerjaan rumah. "Aduh Neng, kenapa nggak bangunin Ibu? Ibu kan bisa bantu kamu," Rahmi terlihat seperti merajuk. Gia tertawa pelan. "Ibu, sebaiknya Ibu istirahat saja. Sekarang biar aku yang kerjakan semuanya, Ibu nggak boleh capek," ujar Gia sambil membantu Rahmi duduk di kursi meja makan. Gia baru tinggal di rumahnya selama satu hari, dan rasanya seperti dia sudah lama sekali berada di rumah itu. Gia begitu tahu di mana letak semua hal, tidak banyak bertanya dan hanya banyak bekerja. Terkadang hal itu membuat Rahmi gemas sendiri. "Nanti siang biar Ibu bantu kamu ya," pinta Rahmi. "Ibu mau bantu apa? Aku sudah membersihkan s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD