BAB 48 – PERMAINAN YANG BERBAHAYA GRAYSON TIDAK AKAN MEMBIARKANNYA TERJADI Grayson menekan rahangnya kuat-kuat. Tubuhnya menegang saat melihat rekaman itu lagi, tapi kali ini, bukan karena kejutan—melainkan amarah yang membara di dalam dirinya. Nicholas benar-benar sudah melewati batas. Tatapannya beralih ke Exelina yang masih berdiri dengan wajah pucat. Wanita itu jelas terguncang. "Listen to me, Nonaku," Grayson berbicara dengan nada rendah, tetapi penuh otoritas. "Aku akan menyelesaikan ini. Tidak ada satu pun orang yang akan melihat video itu. Kau mengerti?" Exelina menatapnya dengan mata penuh ketakutan, tetapi juga kepercayaan. "Aku percaya padamu, Tuan," suaranya nyaris berbisik. Mendengar panggilan itu, rahang Grayson mengendur sedikit. Dia menarik napas dalam, lalu meraih

