Bi Inah membantu memasukkan semua belanjaan yang dibeli oleh Ariana hari itu ke dalam bagasi mobil. Persiapan dapur untuk satu bulan sudah benar-benar dipenuhi oleh wanita itu. Sejak Rinjani tinggal bersama mereka, Ariana sangat bersemangat dalam menjalani kehidupannya. Tidak pernah lagi marah-marah seperti dulu, lebih banyak tersenyum bahagia, dan tidak pernah absen untuk belajar agama pada menantu kesayangannya. "Sudah lengkap semua kan Bi?," tanya Ariana. "Insya Allah sudah Nyonya Aria," jawab Bi Inah. Ariana pun memasukkan dompetnya ke dalam tas yang ia bawa, namun saat akan menutup tasnya ia kembali teringat dengan kartu atm yang tadi dipakainya untuk membayar belanjaan. Ariana pun kembali membuka dompetnya untuk memeriksa kartu atm tersebut. "Astaghfirullah Bi..., kartu atm saya

