"Halo, Dom! Sudah lama kita tidak bertemu," ujar Rey seraya menjabat tangan temannya itu. "Hai, Rey. Benar, aku lebih sibuk dalam pekerjaan sekarang," jawab Dominic. Mereka bertemu di sebuah kafe yang bertemakan alam. Keduanya mulai memesan minuman dan makanan favorit mereka masing-masing. Rey hanya memesan satu makanan dan minuman, sementara Dominic memesan beberapa makanan dan satu minuman. "Apa kau sedang mengirit, Rey? Padahal uangmu tidak akan cepat habis," ujar Dominic dengan nada menyindir. Rey tersenyum simpul menanggapinya, lalu menjawab. "Ya, aku sedang mengirit. Takutnya, ada orang yang ingin menjatuhkanku." Perkataan itu mampu membuat Dominic menelan ludahnya secara kasar. Dia jadi terlihat lebih gugup dan sedang berusaha untuk menetralkan wajahnya kembali. Rey terseny

