"Apa yang membuatmu berpikir seperti itu, Sayang?" tanya Sarah, gadis itu kemudian mulai merebahkan tubuhnya ke atas kasur. Tangan nya tidak lagi memegang Calvin, membuat pria itu menoleh dan jadi sedikit panik. Ia mendesah, menahan kesal, kemudian berlari untuk mengambil air minum dan juga menyiapkan obat untuk Sarah. Ah, ini semua pasti karena kejadian tadi. Calvin datang membawa air minum dan obat, ia segera membantu Sarah untuk meminum nya. "Kita bahas itu lagi nanti, sekarang kau harus beristirahat, Sarah," ucap Calvin kemudian pria itu pergi meninggalkan Sarah yang tak lama terlelap tidur. Calvin melangkah keluar dari apartemen nya dengan kondisi hati yang terasa retak, namun ia tidak tega melihat Sarah dalam kondisi seperti itu. Ia harus kembali ke kantor nya lebih dulu untu

