Mengenyampingkan perihal rasa penasarannya yang semakin besar tentang Louis yang merupakan pendonor matanya, Kama bergegas untuk menjemput Yumna di rumahnya saat minggu pagi. Mereka sudah melewatkan banyak hari dengan saling menyimpan rasa kesal karena putusnya hubungan mereka, juga terlarut dalam perasaan yang tidak baik selama beberapa minggu. Maka Kama berinisiatif untuk membayar sebanyak waktu yang terbuang dengan kenangan manis dan kegiatan yang dapat membuat mereka senang. Dia juga lah yang mengusulkan untuk berjalan-jalan di hari Minggu pagi di saat mereka berdua libur. Dan tujuan pertamanya adalah untuk melaksanakan car free day sehingga dari rumahnya yang cukup jauh, Kama justru membawa motor matic milik Papanya. Mengetuk pintu rumah kekasihnya, dia berdiri sambil merapikan kao

